OR [rank_math_breadcrumb]

Menkominfo Akui Tidak Mampu Awasi Akses Pornografi Gunakan VPN

  • 1 min read
  • Apr 10, 2022

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengaku jika faksinya tidak mampu menahan content pornografi yang dijangkau lewat virtual privat network (VPN/jaringan individu virtual).

Johnny menyangkutkan ini dengan “moralitas” masing-masing individu.

“Jika VPN lain kembali, jika VPN yang diperlukan ketahanan kita, norma dan kepribadian individu, karenanya di luar mekanisme pelaksana electronic. Itu perlu ketahanan moralitas,” kata Johnny dalam temu jurnalis di dalam rumah dinasnya, Minggu (10/4/2022).

Johnny mengatakan, pemakaian VPN telah masuk ke kelompok ruangan private, hingga jadi masalah setiap individu.

Dia sayangkan penggunaan VPN untuk akses beberapa konten pornografi yang sudah diblok oleh pemerintahan.

“Gunakan VPN untuk hal berguna, toh kita telah siapkan ruangan digital lewat koneksi internet kan, dan itu lebih efektif, pakailah itu supaya lebih berguna,” tutur Johnny.

Johnny mengaku jika peredaran beberapa konten pornografi memiliki sifat non-stop, bahkan juga terhitung pornografi anak.

Dia memperjelas jika pemerintahan akan berusaha keras untuk turunkan beberapa konten pornografi seperti itu, apa lagi content pornografi anak.

“Kami di Kemkominfo bisa laporan dalam satu minggu paling akhir beberapa puluh ribu account atau content yang di-takedown karena pornografi, di Tanah Air,” sebut Johnny.

“Datanya secara keseluruhan telah lebih satu juta lah content yang di-takedown karena mushalla ketentuan benar, lewat kerja sama Kominfo dengan basis digital,” ujarnya.