OR [rank_math_breadcrumb]

Luhut Sebutkan Bloomberg dan Google Puji Indonesia masalah Perubahan Energi Bersih

  • 2 min read
  • Apr 22, 2022

Menteri Koordinator Sektor Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan Bloomberg dan Google beri pujian Indonesia berkaitan perubahan energi bersih.

Kata Luhut, Indonesia dipandang semakin maju dari Amerika Serikat (AS) dalam soal peralihan energi ke arah energi ramah lingkungan. Luhut menjelaskan sanjungan dikatakan Bloomberg dan Google saat dia lakukan lawatan kerja ke AS.

“Yang sangat menarik pada lawatan saya ke Amerika Serikat ini kali ialah tatap muka saya dengan CEO Bloomberg L.P. Michael Bloomberg. Beliau berikan jika Indonesia sebagai negara dengan ekonomi paling besar di ASEAN, punyai kekuatan besar sebagai tujuan investasi berkaitan peningkatan energi bersih yang sanggup menolong gerakkan ekonomi negara,” catat Luhut dalam upload di Instagram pribadinya,@ Kamis (21/4/2022).

“Selainnya Mike Bloomberg, sanjungan dikatakan oleh delegasi dari Google. Mereka ucapkan jika proses peralihan energi di Indonesia telah semakin maju dibanding negara maju seperti Amerika,” tambahnya.

Luhut mengharap peralihan ke arah energi baru terbarukan (EBT) saat ini bukanlah cuma jadi slogan semata-mata, tetapi harus menjadi visi semua umat manusia. Apa lagi masalah peralihan energi ini akan jadi rumor fokus yang diulas pada tatap muka Pertemuan Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Indonesia di akhir tahun 2022.

“Di depan beberapa ratus pebisnis terkenal di dunia, saya terangkan dengan senang bagaimana kami benar-benar semangat dan menyongsong baik Bloomberg NEF Summit yang hendak diadakan untuk pertama kalinya nya di Bali pada November 2022 kedepan.

Luhut menjelaskan ajang Bloomberg NEF Summit di Indonesia bisa menjadi yang pertama di Asia Tenggara. Sebagai Presidensi G20, Indonesia jadikan peralihan energi sebagai salah satunya rumor fokus.

Disamping itu, Luhut menyebutkan Bloomberg dan Google terlihat tertarik sama usaha yang sudah dilakukan oleh Indonesia untuk capai 0 emisi karbon (net zero emission)

“Dinginnya temperatur udara di New York tidak kurangi semangat kami untuk ajak semua delegasi yang terbagi dalam bidang swasta dan khalayak untuk memberi anjuran, saran, dan support yang nyata berkenaan peralihan energi hingga rekondisi global periode wabah dapat kita raih bersama,” papar ia.

Luhut mengharap kesungguhan pemerintahan Indonesia capai 0 emisi karbon pada 2060 sanggup menarik investor lebih banyak ke Tanah Air.