OR [rank_math_breadcrumb]

Ini Perbedaannya Mobil Ambulans dan Mobil Mayat

  • 2 min read
  • Mar 30, 2022

Mobil ambulans dan mayat sebagai dua kendaraan yang sama memperoleh fokus di jalan. Walau demikian, ke-2 mobil ini sebenarnya punyai tugas dan fungsi yang lain.

Dalam Keputusan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial RI Nomor 143/Menkes-Kesos/SK/II/2001 mengenai Standarisasi Kendaraan Servis Medik, disebut ketidaksamaan ambulans untuk orang sakit dan mobil mayat.

Pada umumnya, dalam ketentuan itu disebut ada enam tipe ambulans, yakni: Ambulans Transportasi, Ambulans Genting Genting, Ambulans Rumah Sakit Lapangan, Ambulans Servis Medik Bergerak, Mobil Mayat, dan Ambulans Udara.

Dok. Kecamatan Kesamben Mobil mayat turunkan mayat S, masyarakat Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, yang wafat diperjalanan memperoleh bantuan rumah sakit, Selasa (3/8/2021)

Sebagai kendaraan fokus, ke-2 tipe mobil ini sama mempunyai alat peringatan atau warning piranti berbentuk sirine dan lampu rotator warna biru, yang ditempatkan di atas sisi tengah.

Untuk pemakaian sirine pun tidak sembarangan dipakai, ini karena sirine dipakai saat tanggapan genting.

Selanjutnya, mobil ambulans dan mayat dibolehkan untuk berkendaraan dengan kecepatan tertentu.

Akan tetapi, sopir harus tetap menimbang jarak aman dan jarak pengereman mobil supaya tidak bikin rugi pengendara lainnya.

Mobil ambulans dan mobil mayat diberi batasan maksimal 40 kpj di jalan biasa dan 80 kpj di jalan bebas kendala.

Mengarah Pasal 135 UU Nomor 22 Tahun 2009 mengenai Lalu Lintasi dan Angkutan Jalan, kode jalan raya atau lampu jalan raya tidak berlaku untuk mobil seperti ambulans dan mobil mayat.

Maknanya ke-2 mobil ini memiliki hak melalui lampu jalan raya walau, tanpa mempedulikan hidup lampu sedang merah atau hijau.

Adapun berkenaan ketidaksamaan di antara mobil ambulans dan mobil mayat berdasar Kepmenkes No. 143/Menkes-Kesos/SK/II/2001.

Disebut jika mobil ambulans genting diperlengkapi dengan perlengkapan klinis, seperti tabung oksigen, beberapa obat genting, dan cairan infus.

Petugas kesehatan melalui mobil ambulans di halaman RS Pertamina Jaya, Jakarta Timur, Selasa (5/5/2020). RS Pertamina Jaya diutamakan untuk tangani pasien virus corona dengan tanda-tanda berat dan diperlengkapi dengan Command Center di mana 65 Rumah Sakit BUMN di semua Indonesia tersambung. Sedangan Hotel Patra Comfort sebagai Rumah Sakit Genting Covid-19 disiagakan untuk memuat pasien corona.

Dan mobil mayat ditujukan mengusung mayat. Pada umumnya semakin sedikit peralatannya. Tetapi yang perlu ada, yakni sabuk pengaman untuk peti mayat.

Selanjutnya dari warna kendaraan sebenarnya diperbedakan, putih untuk ambulans transportasi dan hitam untuk mobil mayat.

Sementara dari segi interior, ruang ambulans harus memiliki akses langsung untuk pasien dengan tempat sopir. Dan ruang mobil mayat, perlu terpisah di antara mayat dengan ruang sopir.