OR [rank_math_breadcrumb]

Apa boleh Biarkan Kucing Piaraan Tidur di Kasur Bersama Kita?

  • 2 min read
  • Apr 10, 2022

Beberapa pemilik kucing menyengaja biarkan kucing mereka tidur di atas kasurnya yang empuk dan nyaman.

Tidur di atas kasur yang serupa bersama kucing piaraan dipandang memberikan dampak positif dan ikatan penting di antara pemilik kucing atau sang kucing.

Lalu, apa boleh biarkan kucing piaraan tidur di kasur kita? Adakah bahaya yang dapat diakibatkan?

Dikutip dari Heathline, Minggu (10/4/2022), diterangkan jika ada sesuatu hal positif dan negatif saat biarkan kucing piaraan tidur di kasur bersama kita.

Bill Fish, salah satunya pendiri Tuck.com, menjelaskan jika ada sesuatu hal positif saat biarkan kucingmu tidur pada tempat tidurmu tiap malam, ini terhitung membuat kamu dan kucingmu perasaan aman secara emosional dan fisik.

“Mempunyai tamu pada tempat tidur bersamamu kurangi depresi dan bawa kehangatan dan kenyamanan. Saat kamu rasakan irama pernafasan kucingmu, itu menentramkan dan menolongmu tidur bisa lebih cepat,” kata Fish.

Tetapi, kucingmu bisa mengusik tidurmu dan bawa beberapa resiko kesehatan yang lain ke arah tempat tidurmu juga.

Dr. Steve Weinberg, pendiri 911 VETS , menjelaskan akan nyaman dan menyenangkan bila kucingmu tidur pada tempat tidurmu bersamamu.

Biarkan kucing tidur di kasur dengan kamu mempunyai potensi menentramkan kekhawatiran dan intimidasi malam.

“Kekurangannya ialah kucing ialah hewan nokturnal. Orang yang tidur kemungkinan terusik tidurnya di tengah malam atau terjaga di pagi hari,” terang Weinberg.

Karenanya, tidur dengan kucing menjadi kontraproduktif dengan skema bangun-tidur ciri khas seorang.

“Banyak kucing sukai bermain dan akan menggaruk atau bahkan juga menggigit kaki manusia yang bergerak dalam bawah selimut,” ucapnya.

Disamping itu, tidur bersama kucing piaraan di kasur yang juga sama mempunyai permasalahan lain, seperti alergi pada bulu-bulu kucing. Bila kutu tidak teratasi, manusia bisa terima gigitan kutu.

Kucing mungkin saja ingin tidur secara nyaman bersama bayi dan balita. Tetapi, beberapa pakar menjelaskan kucing jangan habiskan malam sama yang bayi.

Jennifer Maniet, staff dokter hewan di Petplan Pet Insurance, menjelaskan, tidak aman untuk kucing untuk tidur dengan bayi karena ada resiko kucing secara tidak menyengaja menindih bayi dengan tidur di dada atau mukanya.

“Bila kucing terkejut atau ketakutan, bayinya dapat digigit, dicakar, atau dipijak-pijak saat kucing coba lari atau melonjak,” kata Maniet.

Maniet menambah, cakar dan gigitan kucing ialah cara umum kucing menyebarkan penyakit ke bayi.

Tidur dengan kucing bisa membahagiakan. Tetapi, jauhi jika kucing memperlihatkan pertanda sakit, bulu-bulu rontok, kurap kulit, bersin, batuk, muntah diare, dan sebagainya.

Dalam kasus semacam ini, membawa kucingmu ke dokter hewan dan yakinkan mereka mempunyai kesehatan yang bersih saat sebelum membawa ke kamar tidurmu.

“Selalu kontrol hewan piaraanmu sama seperti yang ditujukan oleh dokter hewan untuk tentukan status kesehatannya keseluruhannya dan untuk pastikan mereka masih tetap bebas penyakit,” kata Maniet.